Kamis, 29 April 2010

Matiku Makin Dekat

Jika Allah mencabut nyawa ini

Ya Allah, Engkau maha kuasa atas segala sesuatu
Engkau hendaki apa yang Kau kehendaki
Engkau buktikan apa yang Kau janjikan

Ya Allah, izinkan hamba yang hina ini
Memohon kepada-Mu untuk kesekian kalinya
Karena aku tahu hidayah dan karunia-Mu tak akan habis
Bila dibandingkan dengan isi jagad raya ini

Ya Allah, aku tahu diri ini pasti akan kembali kepada keribaan-Mu
Aku tahu raga ini akhirnya hancur beserta materi yang mengikutinya
Namun ya Allah, jika akhirnya Kau cabut nyawa ini
Apakah jiwa yang kotor ini Kau terima?
Sedangkan Engau Maha Suci, bersih dan indah

Segala puji hanya bagi-Mu
Aku mohon pada-Mu
Izinkan hamba membersihkan dan mensucikan jiwa ini
Tanpa pertolongan-Mu, jiwa ini akan tetap kotor

Aku adalah Diriku

Semakin bertambah usia
Semakin aku lebih mengenal
Siapa diri ini sebenarnya

Berharap aku lebih bisa menjadi diriku sebenarnya
Aku harus bisa lebih menguasai diri
Aku harus bisa mengeluarkan seluruh potensi

Buat diri ini bangga
Atas apa yang dilakukan meski itu kecil
Biarkan saja mengalir seperti air
Lalui semua liku kehidupan

Selalu ingatkan diri ini tentang cerita lalu
Agar terus belajar memperbaiki diri
Lalu tanyakan apa perubahannya?

Kamis, 15 April 2010

Mengingatkan



Teringat akan tulisanku tentang kematian
Semakin lama semakin terbayangkan
Dekat... itu yang kurasakan
Makin hari kian mendebarkan
Hilangkan semua impian dan harapan

Namun yang kutunggu tak kunjung datang
Mungkinkah ini hanya ujian dan cobaan
Hingga kuyakin masih ada kesempatan
Hingga kulewati dan akan ku akhiri dengan kemenangan

Selasa, 13 April 2010

Bagaimana arti CINTA dimata anda?



Bagaimanapun arti cinta dimata anda, maka itu hak anda pribadi sepenuhnya untuk mengartikannya. Bagi saya jawaban apapun yang anda lontarkan akan saya terima. Karena mungkin sudut pandang kita berbeda dengan yang lainnya. Namun, sebelum kita membicarakan lebih banyak tentang cinta, pertanyaan pertama yang ingin saya tanyakan adalah satu kata apa yang akan anda padukan atau hubungkan dengan kata cinta?

Mungkin beberapa jawaban yang muncul diantaranya adalah tuhan, agama, suci, indah, mati, buta, nafsu, monyet, dunia, harta, wanita, ayat-ayat, lagu, perasaan, jodoh, suami/istri, pacar, anak, saudara, surat, cerita, putus atau mungkin Laura. Kata-kata di atas sebagian merupakan kata positif dan sebagian lagi kata negatif. Mungkin juga mencerminkan pikiran anda.

Saya sendiri memiliki jawaban yang mungkin sama dengan anda. Satu kata yang bisa dipadukan atau hubungkan dengan kata cinta bagi saya adalah iman. Cinta dan iman, dua kata yang menyejukkan hati.

Mungkin anda mulai sependapat, meski saya belum memberikan alasan apapun. Mungkin juga apa yang ada dalam pikiran anda tentang dua kata tersebut, sama persis dengan apa yang saya pikirkan. Bahkan saat ini anda juga mulai merasakan perasaan yang sama dengan apa yang saya rasakan ketika mendengar kata cinta dan iman.

Lalu apa yang saya maksud dengan hubungan antara cinta dan iman? Iman adalah bibit dari cinta. Iman mengawali proses perkenalannya. Iman pula yang mendalaminya. Hingga akhirnya iman juga lah yang menguatkan dan meyakinkannya. Kemudian bisa dipastikan cinta itu datang hingga meresap ke dalam hati. Kenapa iman? Karena iman itu percaya.

Cinta hadir bukan karena kebetulan apalagi keterpaksaan. Cinta datang karena keyakinan dengan hati, pengikraran dengan lisan serta pengamalan dengan anggota badan. Semua bisa ditunjukkan dan dibuktikan. Sering menyebut, hati merasakan kekaguman, melihat yang baik-baik saja, mengorbankan, mentaati, berharap dan menghindari serta mencegah sesuatu yang buruk.

Oleh karena itu, tanpa ada proses keimanan atau kepercayaan maka cinta itu tidak akan datang. Justru yang ada adalah nafsu syahwat yang sifatnya sementara dan akhirnya menimbulkan kesia-siaan.

Pada akhirnya dengan cinta lah semua hal mudah untuk dilakukan atau dikerjakan bahkan ikhlas dikorbankan. Alangkah nikmatnya jika cinta bersemi di dalam lubuk hati kita. Cinta tersebut bisa kita luapkan untuk Allah, Tuhan Semesta Alam, untuk orang tua dan saudara kakak atau adik, suami atau istri, anak atau murid, teman dan kerabat serta alam ini.

Maka bagi saya arti cinta adalah ketika hati ini meyakinkan, lidah fasih mengikrarkan, tangan dan kaki ikhlas mengorbankan.

Sabtu, 03 April 2010

Tahun 2010


Berapapun usia kita di tahun 2010 ini tidak akan menjadi masalah, selama kita masih memiliki semangat untuk terus belajar. Karena orang-orang yang berhenti belajar akan menjadi pemilik masa lalu, tapi orang-orang yang masih terus belajar, akan menjadi pemilik masa depan. Hanya dengan cara itulah kita benar-benar akan meraih masa depan dengan gemilang.

Semua orang bermimpi untuk menjadi orang yang berhasil. Tapi tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk berhasil. Karena hanya itulah satu-satunya kesempatan kita.

Terus belajar dan mencoba. Maka dua hal itulah yang harus dan terus kita lakukan demi meraih mimpi-mimpi kita. Apapun mimpi anda dan kita semua. Meski rintangan selalu menerjang. Selama kita pantang menyerah dan mencoba lagi, maka hasil tentulah akan kita dapatkan. Hasil yang sempurna atau belum, tergantung evaluasi kita terhadap usaha yang sudah kita coba.

Secara pribadi saya juga melakukan hal tersebut di atas. Tentu saja karena saya meyakininya. Karena saya sadari dalam setiap percobaan yang saya lakukan, maka saya akan benar-benar menemukan dan belajar dari kesalahan. Sehingga pada akhirnya kesalahan dapat diperbaiki dan kesempurnaan bisa saya raih.

Semua itu tentu adalah proses. Proses tersebut akan membutuhkan waktu. Maka, pemanfaatan waktu yang baik adalah upaya kita mempercepat meraih mimpi. Tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena hanya orang-orang yang memiliki 6 (enam) sifat yang yang mampu melewati ujian dalam proses tersebut.

Pertama adalah integritas. Integritas adalah melakukan sesuatu sesuai dengan apa yang kita katakan dan apa yang kita lakukan. Karena integritas mengingatkan kita dengan mimpi-mimpi besar kita. Kedua adalah optimisme. Takkan ada mimpi yang bisa kita raih jika memandang suram masa depan kita sendiri. Optimisme menguatkan keyakinan bahwa ada suatu masa yang lebih baik di masa depan kita nanti. Optimisme membuat kita terus membuka lembaran-lembaran baru, karena masih ada kemungkinan setiap lembaran yang kita buka adalah harapan dan kesempatan.

Ketiga adalah menyukai perubahan. Orang-orang yang melihat adanya kebutuhan akan perubahan, bahkan mereka bersedia untuk memicu perubahan itu. Jika kita tidak berubah, maka kita tidak akan tumbuh. Keempat adalah berani menghadapi resiko. Kapan pun kita mencoba sesuatu yang baru, maka kita mengambil resiko. Keberanian untuk mengambil resiko adalah bagian dari pertumbuhan yang teramat penting. Karena kebanyakan orang justru menghindari resiko. Padahal jika kita bisa menghitung resiko maka keuntungan yang ada di balik risiko itulah kesempatan kita.

Kelima adalah ulet (persistence). Kecenderungan dari seorang pengecut adalah mereka menyerah saat sesuatunya menjadi sulit. Ketika mereka mencoba untuk yang ke dua atau ke tiga kalinya dan gagal, mereka lalu mencanangkan motto, "Jika Anda gagal di langkah pertama, sudahlah menyerahlah dan lakukan sesuatu yang lain." keenam adalah berdedikasi. Dedikasi melibatkan kesabaran (patience) dan kerja keras (hard work). Sejarah mencatat, orang-orang yang berdedikasi pada suatu hal merupakan orang-orang yang berhasil menorehkan tinta emas dalam sejarah. Terakhir adalah komitmen. Komitmen adalah kemampuan dan kemauan untuk menyelaraskan perilaku dengan kebutuhan, prioritas dan tujuan (mimpi). Komitmen tinggi berkorelasi positif dengan kemandirian dan “Self Control”.

Yakinkan diri kita bisa meraih mimpi setinggi apapun. Lalu, pertanyaan berikutnya apa mimpi anda?